MATERI OPERATOR PADA PASCAL
BAB II
PEMBAHASAN
A. OPERATOR
Operator adalah simbol yang digunakan untuk suatu operasi maupun
memanipulasi nilai. Sebelum kita masuk materi lebih dalam, saya mau jelasin
dulu tentang operand. Operand itu bisa dikatakan variabel/angka/karakter yang
akan dieksekusi/dioperasikan.
Sifat-sifat operator, yaitu:
1.
Unary merupakan operator yang melibatkan
1 operand. Contoh : -1, !(true), n++, dsb.
2.
Binary merupakan operator yang
melibatkan 2 operator. Contoh: 1 + 2, 5 / 3, 4 * 2, 4 << 1, dsb.
3.
Ternary merupakan operator yang
melibatkan 3 operator. Contoh: a > 3 ? 5 : 10, 2 + 3 - 4, dsb.
1. Jenis Operator
Operator ini berfungsi untuk memberikan suatu nilai ke variabel.
c contoh: a
= 5, berarti dideklarasikan sebuah variabel yang bernama a diberi nilai 5.
· b.)Operator Penambahan atau Pengurangan
Operator Penambahan biasanya digunakan untuk menaikkan sebuah variabel
sebanyak 1 sedangkan, Operasi Pengurangan biasanya digunakan untuk menurunkan
sebuah variabel sebanyak 1. Ada dua cara penulisan untuk operasi ini, yaitu:
I. Operatornya diletakkan di depan
variabel. Penambahan/Pengurangan akan dilakukan sebelum/saat menjumpai variabel.
Contoh: variabel a mengandung nilai 5. Jika ditulis ++a, maka menjadi 6
secara langsung. Jika ditulis --a, maka menjadi 4 secara langsung.
II. Operator diletakkan di belakang
variabel. Penambahan/Pengurangan akan dilakkan sesudah menjumpai sebuah
variabel atau bisa dikatakan melalui sebuah proses/tahapan terlebih dahulu.
Contoh: variabel b diberi nilai 10. Jika ditulis b++, maka nilai dari variabel
tetap 10, tetapi setelah melewati proses maka baru menjadi 11. Jika ditulis
b--, maka nilai variabel tetapi 10, tetapi setelah melewati proses maka baru
menjadi 9.
· c.) Operator Relasi
Operasi relasi biasanya digunakan untuk membandingkan dua buah nilai atau
lebih dari operand. Hasil perbandingannya biasanya bernilai boolean, dan
memiliki output nilai true atau false. Operator-operatornya adalah ==, !=,
<, >, <= dan >=. Contoh: 3 == 5 maka bernilai false. 4 != 10 maka
bernilai true, dsb.
· d.) Operator Logika
Operator logika biasanya digunakan untuk membandingkan dua buat nilai
variabel yang bertipe boolean. Hasil dari penggunaan operator logika juga
bernilai boolean. Operator-operatornya adalah &&(and), ||(or), dan
!(not).
· e.) Operator Bitwise
Operator bitwise biasanya digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai
integer. Hasil dari operator bitwise berupa nilai integer. Operator-operatornya
adalah & (and), | (or), ^ (xor), ~ (not), << (shift left/shl), dan
>> (shift right/shr). Contoh: 3 & 4 = 011 & 100 = 000 = 0, 2 | 3
= 10 | 11 = 11 = 3, dsb.
· f.) Operator Kondisional
Operator kondisional ini biasanya digunakan untuk mempermudah user untuk
memilih suatu kondisi dan ini sama dengan operator kondisi yang menggunakan if.
Komentar
Posting Komentar